Postingan

KALIMAT EFEKTIF

Gambar
Kalimat ialah satuan bahasa yang terkecil, dalam wujud lisan atau tulis yang memiliki sekurang-kurangnya subjek (S) dan predikat (P), jika tidak mempunyai S dan P, pernyataan itu bukanlah kalimat, melainkan frase. Kalimat bagi seorang pembaca ialah kesatuan kata yang mengandung makna/pikiran, sedangkan bagi seorang penulis, kalimat ialah satu kesatuan pikiran/makna yang diungkapkan dalam kesatuan kata (lihat proses komunikasi).

UNSUR, POLA & JENIS KALIMAT

Gambar
Dalam berbahasa, baik secara lisan maupun tulis, kita sebenarnya tidak mengunakan kata-kata secara lepas. Akan tetapi, kata-kata itu terangkai mengikuti aturan atau kaidah yang berlaku sehingga terbentuklah rangkaian kata yang dapat mengungkapkan gagasan, pikiran, atau perasaan. Rangkaian kata yang dapat mengungkapkan gagasan, pikiran, atau perasaan itu dinamakan kalimat. Kalimat juga dapat diartikan sebagai satuan bahasa terkecil, dalam wujud lisan atau tulisan yang mengungkapkan pikiran yang utuh. Dalam wujud lisan kalimat diucapkan dengan suara naik turun, dan keras lembut, disela jeda, dan diakhiri dengan intonasi akhir.

DIKSI (PILIHAN KATA)

Di dalam aktivitas tulis-menulis, diksi (pilihan kata) merupakan unsur yang sangat penting. Sebab, persoalan diksi bukan hanya menyangkut pemilihan kata secara tepat dan sesuai, melainkan juga meliputi persoalan gaya bahasa dan ungkapan. Kenyataan ini, secara faktual, boleh kita buktikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Tidak jarang kita menyaksikan orang yang sangat miskin variasi bahasanya, atau perbendaharaan katanya, sehingga ia kesulitan dalam mengungkapkan maksudnya. Sebaliknya, kita juga sering menyaksikan orang yang kaya perbendaharaan katanya, dan gemar mengobral, namun isinya tidak bernilai apa-apa. Itu sebabnya, agar tidak terjerumus kedalam kedua kenyataan tersebut, kita dituntut memahami peranan diksi dan aktivitas tulis-menulis.

RAGAM BAHASA (VARIASI BAHASA)

Wilayah Indonesia merupakan kepulauan dengan belasan ribu pulau besar dan kecil yang saling dipisahkan oleh laut dan selat. Penduduknya terdiri atas berbagai suku bangsa yang memiliki bahasa daerahnya masing-masing dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam. Semuanya itu mempunyai dampak pada bahasa Indonesia, bahasa persatuan bangsa Indonesia yang masyarakatnya sangat majemuk. Seperti bahasa-bahasa lain, bahasa Indonesia mempunyai berbagai ragam bahasa, berbagai variasi bahasa. Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990).

SEJARAH PERKEMBANGAN & KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA

Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi manusia, karena dengan bahasa kita dapat mengetahui informasi yang kita butuhkan. Selain itu, peranan penting bahasa bagi manusia adalah sebagai media untuk mengekspresikan diri, perasaan, pikiran, keinginan serta kebutuhannya, baik sebagai makhluk pribadi maupun sosial, serta sebagai alat integrasi dan adaptasi sosial antar manusia dalam mengembangkan peradabannya. SEJARAH PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA Bahasa indonesia pada dasarnya berasal dari bahasa melayu, pada zaman dahulu lebih tepatnya pada zaman kerajaan Sriwijaya bahasa Melayu banyak digunakan sebagai bahasa penghubung antar suku di pelosok nusantara. Selain itu bahasa Melayu juga di gunakan sebagai bahasa perdagangan antara pedagang dalam nusantara maupun dari luar nusantara.

BEKERJA SAMA DALAM TEAM (KELOMPOK) ATAU TEAM WORK

PENGERTIAN KELOMPOK Kelompok adalah orang yang memiliki kepentingan yang sama dan memiliki beberapa landasan interaksi yang sama. Mereka diikat bersama oleh serangkaian hubungan sosial yang khas. Kelompok dapat terorganisasi secara ketat dan berjangka panjang, namun juga dapat bersifat cair dan sementara.  Kelompok dapat terdiri atas dua orang (dyadlduo), tiga orang (tryadltrio), empat orang (kwartet), dan seterusnya sampai puluhan atau bahkan ribuan orang.   

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI

PENGERTIAN DAN DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN Kehidupan sehari-hari seorang eksekutif, manajer, kepala ketua, direktur, rektor, bupati, gubernur, menteri, panglima, presiden atau penjabat apapun, sesungguhnya adalah kehidupan yang selalu bergumul dengan keputusan. Sebagian besar waktunya harus dicurahkan pada penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan. Sering kali ia merasa hampa apabila dalam satu hari tidak mengambil satu keputusan. Tidak menjadi soal apakah keputusan itu benar atau mengandung kelemahan.