Postingan

UNGKAPAN (IDIOM)

Ungkapan/idiom adalah satuan bahasa, baik berbentuk kata, frasa, maupun klausa yang maknanya sudah tidak dapat dirunut kembali dari makna denotasi unsur-unsur yang menyusunnya. Ungkapan atau idiom merupakan gabungan kata yang memiliki makna yang bukan makna dari unsur kata-kata pembentuknya. Artinya ungkapan memiliki makna baru setelah dua kata atau lebih menyatu. Arti kata (makna) dalam sebuah idiom tidak bisa ditafsirkan dengan menerjemahkan unsur-unsur penyusunnya. Dalam Bahasa Inggris, idiom atau ungkapan dikenal dengan istilah idiomatic phrase. Ungkapan dalam tatanan Bahasa Indonesia menduduki fungsi sebagai pelengkap predikat. 

KALIMAT MAJEMUK

Gambar
Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua buah klausa atau lebih yang saling dihubungkan dengan kata hubung (Konjungsi). Klausa – klausa tersebut berkedudukan sebagai anak kalimat dan induk kalimat. Di dalam bahasa Indonesia ada empat jenis kalimat majemuk yang diklasifikasikan berdasarkan hubungan antar klausa, diantaranya adalah kalimat majemuk setara, bertingkat, rapatan dan campuran.

WACANA LISAN ATAU TULISAN

Gambar
Wacana adalah segala sesuatu yang berbentuk tulisan, perkataan, atau ucapan yang bersifat kontekstual. Wacana juga dapat diartikan sebagai kumpulan kalimat yang saling berangkai membentuk suatu kesatuan makna yang padu dan utuh. Dalam strata kebahasaan, wacana ditempatkan pada posisi teratas, karena wacana merupakan satuan gramatikal tertinggi dan terbesar di dalam sebuah bahasa.  Wacana adalah rangkaian ujar atau rangkaian tindak tutur yang mengungkapkan suatu hal (subjek) yang disajikan secara teratur, sistematis dalam suatu kesatuan yang koheren, dan dibentuk oleh unsur segmental maupun nonsegmental bahasa.

PROSA

Gambar
Jenis karya sastra berupa karangan yang biasa digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide, dan bahasa yang digunakan lebih sesuai dengan arti leksikalnya disebut prosa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia prosa adalah karangan bebas (tidak terikat oleh kaidah yang terdapat dalam puisi). Prosa dibedakan menjadi dua jenis : 1.       Prosa lama yang meliputi cerita rakyat dan hikayat 2.       Prosa baru yang meliputi cerita pendek, novel dan novelet Perbedaan utama yang paling mencolok diantara keduanya, menurut Nyoman Kutha Ratna, adalah kualitas entitas (keindahan) dan etis (moral). Menurutnya, masyarakat lama hampir tidak dapat membedakan antara kebenaran faktual dan kebenaran imajinatif.

RIMA

Gambar
Umumnya rima terdapat pada puisi. Persamaan bunyi yang mencangkup onomatope (tiruan bunyi), bentuk intem pola bunyi dan perulangan kata disebut dengan rima. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) rima adalah pengulangan bunyi yang berselang, baik di dalam larik sajak maupun pada akhir larik sajak yang berdekatan.

FRASA

Gambar
Menurut Ramlan (1987: 151), frasa adalah satuan gramatik yang terdiri atas dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi unsur klausa.  Artinya, tidak melebihi batas fungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan. Frasa adalah gabungan dua kata atau lebiih yang bersifat nonpredikatif. Nonpredikatif maksudnya gabungan tersebut menduduki fungsi yang sama dalam kalimat, misalnya subjek, predikat, atau objek. Frasa memiliki unsur inti. Inti frasa merupakan unsur utama/pokok yang diterangkan (D) atau atribut pewatas merupakan unsur yang menerangkan (M).

CONTOH RESENSI BUKU

Gambar
1. Identitas Buku Judul : Sang Pemimpi Penulis : Andrea Hirata Penerbit : PT Bentang Pustaka Halaman : x + 292 Halaman Cetakan : ke-14, januari 2008 Harga : Rp 49.000,- ISBN: 979-3062-92-4